Alaku
Alaku
banner 728x250

Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Silaturahmi ke Disnaker Kota Bengkulu, Perkuat Sinergi dan Cegah Gesekan Antarserikat

banner 120x600

BENGKULU, 7 Agustus 2026 — Sejumlah pimpinan dan perwakilan serikat pekerja yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Kota Bengkulu melakukan silaturahmi dan koordinasi ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bengkulu.

Kehadiran delegasi sekitar pukul 10.00 WIB disambut oleh Mediator Hubungan Industrial, Julius Marni, SH. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara serikat pekerja, serikat buruh dan pemerintah dalam membangun hubungan industrial yang harmonis di Kota Bengkulu.

banner 325x300

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Rendra Ginting selaku Ketua SBSI Kota Bengkulu, M. Yusup selaku Ketua SPPB, Andi Lala selaku Sekretaris NIBA PUK Selebar, Ade selaku perwakilan Serikat Merah Putih, serta Endang Kuswoyo selaku Ketua DPC KSPSI Kota Bengkulu.

Julius Marni, SH, mengapresiasi terbentuknya Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Kota Bengkulu. Menurutnya, terbentuknya aliansi merupakan langkah positif apabila diarahkan untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antarserikat dalam memperjuangkan kepentingan pekerja dan buruh.

Ia menilai tujuan aliansi untuk membangun komunikasi, memperjuangkan hak-hak pekerja, serta mencegah terjadinya gesekan antarserikat merupakan hal yang baik. Dengan komunikasi yang terbuka dan konstruktif, berbagai persoalan ketenagakerjaan diharapkan dapat diselesaikan secara dialogis dan sesuai mekanisme hubungan industrial.

Julius Marni juga berharap ke depan Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh dapat menjadi mitra Disnaker Kota Bengkulu dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, kondusif dan berkeadilan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dengan serikat pekerja dan serikat buruh sangat penting untuk menciptakan ruang komunikasi yang sehat, sehingga setiap persoalan ketenagakerjaan dapat dibahas bersama dan dicarikan solusi terbaik dengan tetap mengedepankan ketentuan yang berlaku.

Ketua SBSI Kota Bengkulu, Rendra Ginting, mengatakan terbentuknya aliansi tersebut bukan untuk menimbulkan perbedaan atau perselisihan antarserikat, melainkan sebagai wadah komunikasi dan koordinasi bersama. Aliansi ini diharapkan dapat menjadi ruang untuk menyatukan langkah dalam memperjuangkan kepentingan dan hak-hak pekerja serta buruh.

Menurutnya, perbedaan organisasi maupun pandangan merupakan hal yang wajar. Namun, kepentingan pekerja dan buruh harus menjadi perhatian bersama sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah dan mekanisme hubungan industrial yang baik.

Aliansi tersebut juga diharapkan dapat memperjuangkan hak-hak pekerja dan buruh secara bersama-sama serta mendorong terciptanya hubungan industrial yang sehat, adil dan kondusif.

Komunikasi dengan Disnaker dinilai penting agar berbagai persoalan ketenagakerjaan dapat dibahas dan dicarikan solusi melalui mekanisme yang tepat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Para pimpinan serikat juga menekankan pentingnya penerapan hubungan industrial yang mengedepankan prinsip tripartit, yakni kerja sama dan komunikasi antara unsur pemerintah, pekerja atau serikat pekerja, serta pengusaha.

Dengan terbentuknya Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh, diharapkan seluruh serikat di Kota Bengkulu dapat semakin solid dalam memperjuangkan kepentingan dan hak-hak pekerja, sekaligus menjaga situasi ketenagakerjaan tetap aman, kondusif dan harmonis.

Silaturahmi ke Disnaker tersebut menjadi langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara serikat pekerja, serikat buruh dan pemerintah, sehingga berbagai persoalan ketenagakerjaan dapat diselesaikan melalui dialog dan jalur hubungan industrial yang baik tanpa menimbulkan gesekan di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *