Pulau Enggano – Keberadaan anjing liar dan hewan ternak yang berkeliaran di sejumlah ruas jalan Pulau Enggano menjadi perhatian masyarakat. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu kenyamanan warga serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan yang beraktivitas setiap hari.
Sejumlah warga menyampaikan bahwa anjing liar sering terlihat berkeliaran di sekitar permukiman dan jalan raya. Keberadaan hewan tersebut terkadang mengganggu pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun warga yang berjalan kaki. Gangguan tersebut dirasakan oleh warga yang melintas, baik pada siang hari maupun malam hari, karena anjing liar kerap mengejar warga yang melintas sehingga menimbulkan rasa khawatir.
Warga juga mengungkapkan bahwa sudah beberapa kali terjadi kecelakaan yang melibatkan pengendara roda dua akibat anjing yang tiba-tiba menyeberang jalan. Situasi tersebut membuat pengendara harus lebih waspada karena kemunculan hewan secara mendadak dapat menyebabkan pengendara kehilangan kendali dan terjatuh.
Selain anjing liar, hewan ternak seperti sapi dan kambing yang berada di sekitar badan jalan juga menjadi perhatian warga. Hewan yang berkeliaran tanpa pengawasan dapat mengganggu pengguna jalan serta meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan, terutama bagi masyarakat yang melintas pada malam hari.
Warga Desa Banjarsari, Mukhlis, berharap persoalan tersebut dapat segera ditangani secara bersama-sama oleh seluruh pihak terkait.
Menurut Mukhlis, diperlukan sinergi antara perangkat desa, Polsek Enggano, dan pemerintah kecamatan untuk mencari solusi terbaik agar keberadaan hewan yang berkeliaran tidak terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Kami berharap semua pihak dapat bersama-sama mengatasi persoalan ini dengan baik, sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya pengguna jalan, dapat tetap terjaga dan tidak ada korban akibat permasalahan ini,” ujar Mukhlis.
Sementara itu, awak media telah melakukan konfirmasi langsung kepada Kapolsek Enggano Iptu Khalid Wahyudi, S.H. terkait keluhan masyarakat tersebut.
Kapolsek Enggano menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan imbauan kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui grup WhatsApp, agar warga segera menertibkan hewan peliharaan masing-masing dan tidak membiarkannya berkeliaran di jalan umum yang dapat mengganggu pengguna jalan.
Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan dengan memastikan hewan peliharaan tetap berada dalam pengawasan pemiliknya.
Dengan adanya perhatian dan kerja sama dari seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, hingga aparat kepolisian, diharapkan persoalan anjing liar dan hewan ternak yang berkeliaran di Pulau Enggano dapat segera menemukan solusi terbaik.
Upaya bersama ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang beraktivitas siang maupun malam hari. Dengan kepedulian dan tanggung jawab bersama, keselamatan warga dapat lebih terjaga serta potensi gangguan maupun kecelakaan akibat hewan yang berkeliaran dapat diminimalisir.
Abdul Mucklis















