Alaku
Alaku
banner 728x250

Remaja Warga Desa Kaana Terseret Arus di Pantai Tanjung Kiri Enggano Ditemukan Meninggal Dunia

banner 120x600

ENGGANO – Duka menyelimuti masyarakat Desa Kaana, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, setelah seorang remaja bernama Danil, putra dari almarhum Hendrik, ditemukan meninggal dunia usai terseret arus dan ombak besar saat mencari ikan di kawasan Pantai Tanjung Kiri. Korban ditemukan oleh tim penyelam pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, setelah sebelumnya dinyatakan hilang selama satu malam.

Peristiwa nahas tersebut bermula pada Selasa (4/8/2026) ketika Danil bersama dua orang temannya pergi mencari ikan di kawasan Pantai Tanjung Kiri yang berada tidak jauh dari SMA di Pulau Enggano.

banner 325x300

Saat sedang beraktivitas di perairan, Danil diduga terseret arus dan ombak yang tiba-tiba membesar. Kedua rekannya berusaha menyelamatkan korban dengan meraih tubuh Danil agar tidak terbawa arus. Namun derasnya arus laut yang disertai hempasan ombak membuat pegangan mereka terlepas sehingga Danil hanyut dan menghilang dari pandangan.

Menurut keterangan Guno, yang memperoleh cerita langsung dari kedua rekan Danil yang selamat, keduanya telah berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan korban. Namun kekuatan arus dan tingginya ombak membuat mereka tidak mampu mempertahankan pegangan terhadap tubuh Danil hingga akhirnya korban terbawa arus dan hilang.

Mendapat laporan tersebut, keluarga, warga, aparat, dan tim terkait langsung melakukan pencarian hingga malam hari. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil sehingga pencarian kembali dilanjutkan pada Rabu pagi.

Sekitar pukul 09.00 WIB, tim penyelam akhirnya menemukan Danil dalam kondisi meninggal dunia. Saat ditemukan, jenazah korban berada dalam kondisi terjepit di sela-sela batu di dasar perairan. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Kaana, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, untuk disemayamkan sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.

Dalam proses evakuasi, warga menyampaikan bahwa ambulans tidak berada di lokasi saat jenazah akan dibawa dari tempat evakuasi. Karena itu, jenazah Danil akhirnya diangkut menggunakan mobil milik warga menuju rumah duka. Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat yang berharap kesiapsiagaan layanan ambulans di Kecamatan Enggano dapat ditingkatkan sehingga penanganan keadaan darurat dapat dilakukan lebih cepat dan optimal.

Kepergian Danil meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh masyarakat Desa Kaana. Peristiwa tragis ini menjadi pengingat bahwa aktivitas di laut memiliki risiko yang sangat tinggi, terutama saat kondisi arus dan gelombang tidak bersahabat.

Masyarakat juga berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak untuk memperkuat sistem keselamatan di wilayah pesisir serta meningkatkan kesiapsiagaan sarana dan prasarana penanganan keadaan darurat, termasuk ketersediaan ambulans dan fasilitas penyelamatan di Kecamatan Enggano. Dengan kesiapan yang lebih baik, diharapkan penanganan korban dalam situasi darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan maksimal demi keselamatan masyarakat.

 

Penulis: A. Muklis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *