Alaku
Alaku
banner 728x250

Musim Kemarau dan Angin Kencang, Kapolsek Enggano Imbau Masyarakat Waspadai Kebakaran Hutan

banner 120x600

BENGKULU UTARA – Memasuki musim kemarau yang disertai angin kencang, masyarakat di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

 

banner 325x300

Imbauan tersebut disampaikan Kapolsek Enggano, IPTU Khalid Wahyudi, S.H., yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran.

Kondisi cuaca yang panas dan kering, ditambah dengan hembusan angin kencang, dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas yang menggunakan api, terutama ketika berada di kawasan kebun maupun hutan.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di lahan yang ditumbuhi rumput atau semak-semak yang sudah mengering.

Salah seorang masyarakat Pulau Enggano, Mukhlis, mengatakan bahwa kebakaran hutan di wilayah Enggano sudah beberapa kali terjadi akibat kelalaian masyarakat dalam menggunakan api.

“Di Enggano sudah sering terjadi kebakaran hutan akibat kelalaian masyarakat. Salah satunya saat masyarakat memasak di kebun dan lupa memastikan api benar-benar padam. Bara api yang masih tersisa kemudian tertiup angin dan dapat menyulut serta membakar hutan yang kondisinya kering,” jelas Mukhlis.

Menanggapi kondisi tersebut, IPTU Khalid Wahyudi, S.H., kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan bersama.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran. Jika menggunakan api, pastikan api benar-benar sudah padam sebelum meninggalkan lokasi. Kami juga mengimbau agar tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran,” imbaunya.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau aparat terkait apabila menemukan titik api maupun indikasi terjadinya kebakaran.

Dengan kewaspadaan dan kepedulian bersama, diharapkan potensi kebakaran hutan dan lahan di Pulau Enggano dapat dicegah dan diminimalisir, sehingga kelestarian lingkungan serta keselamatan masyarakat tetap terjaga

Mucklis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *